Bulan: Agustus 2008

  • Rahasia Mendidik Anak agar Sukses dan Bahagia

    cover_buku_rhs_mendidik1.jpgBerhasil mendidik anak-anak dengan baik adalah impian semua orangtua. Mayoritas orangtua pernah mengalami kesulitan dalam mendidik buah hati tercinta. Sebagai orangtua tentu saja kita perlu memperluas wawasan agar dapat mendidik sekaligus mesra dengan putra dan putri kita.

    Meningkatkan kemampuan ternyata bukan semata-mata tugas anak. Ariesandi membeberkan betapa penting peran orangtua dalam mengarahkan putra-putri agar menjadi tangguh dan mampu mengeksplorasi potensi yang sangat besar di dalam diri mereka. Ia juga memaparkan tanggung jawab orangtua untuk ikut berbenah dan membentuk budaya yang positif dalam keluarga.

    Ariesandi menjelaskan secara gamblang tehnik-tehnik mendidik anak, mengembangkan kedisiplinan, memodifikasi program pikiran anak, dan lain sebagainya. Memahami isi buku ini akan sangat membantu para orangtua mendidik putra dan putri dengan cara yang lebih baik dan benar. Ide-ide Ariesandi dalam buku ini benar-benar inspiratif untuk membangun keluarga yang membahagiakan dan membanggakan!
    Andrew Ho
    Penulis buku-buku best seller, pengusaha, dan motivator
    www.andrewho-uol.com

    What a timely book ! Every parent should read this book, every concerned father or mother should buy this book for their children to read so that their grandchildren are better raised. In fact, I even suggest that every child should buy this book for their parents to read ! This book is very down to earth, easy to understand and practical to online casino apply. If parents applied the ideas, we would see the next generation of  very well raised, emotionally balanced and self-confident citizens. Thank you Ariesandi !
    James Gwee T.H., MBA
    Indonesia`s favourite Trainer
    Author of Best-Selling Book `Positive Business Ideas`

    Setiap orangtua pasti ingin agar anaknya sukses dan bahagia! Namun kenyataannya tidak semudah itu. Banyak hal tidak kita ketahui secara sistematis. Apalagi saat anak-anak dilahirkan tidak ada buku manual untuk mendidik dan mengasuh anak yang dititipkan pada kita oleh Sang Pencipta.

    Buku “Rahasia Mendidik Anak agar Sukses dan Bahagia: tips praktis dan teruji melejitkan potensi optimal anak” ditulis berdasarkan pengalaman praktek di lapangan. Buku ini bukan hanya teori belaka. Para orangtua dapat memperoleh banyak sekali informasi berdasarkan kisah-kisah para klien sekolahorangtua.com yang berhasil dibantu memecahkan masalahnya. “Belajar dari pengalaman orang lain adalah sebuah kebijaksanaan”.

    Ketahui rahasia di balik perilaku seorang anak dan bagaimana mengarahkannya dengan prinsip komunikasi yang tepat. Ketahui pula 3 kata yang selalu ditanyakan anak melalui perilakunya dan bagaimana memenuhi hal tersebut. Selain itu dibahas berbagai teknik terapi sederhana untuk membantu anak mengatasi berbagai masalah emosi dan perilaku. Teknik-teknik tersebut  sangat sederhana yang telah terbukti berhasil digunakan dalam ruang terapi selama ini.

    Marilah menjadi orangtua yang profesional! Anak-anak  layak mendapatkan yang terbaik dari kita – orangtuanya.

    Buku ini dapat diperoleh diseluruh toko buku Gramedia dan toko buku lainnya dengan harga Rp 75.000 (295 halaman)

  • Mengajak Anak Menggapai Impiannya


    KUTANTANG PEMIKIRAN MAKA SEMUA MIMPI ADALAH MUNGKIN BAGIKU………

    Seorang anak laki-laki, Ronald, memiliki guru Bahasa Inggris yang hanya menilai karangannya berdasarkan tata bahasa dan ejaannya saja. Namun, Bapak B.J. Frazer, guru Bahasa Inggris Ronald di sekolah yang baru, mengumumkan bahwa isi karangan juga akan dinilai, bahkan Bapak Frazer mengembangkan metode pengajarannya dengan menghidupkan sesi drama dalam kelasnya. Sang guru dengan semangat menantang murid-muridnya untuk membuat tulisan / karangan yang berakar pada ide/topik yang beragam bahkan murid dibiasakan untuk menganalisa karakter yang mereka kisahkan/perankan dalam sesi  drama. Menghayati peran yang bagus tidak hanya sekedar menghafalkan dialog dan tata bahasanya tapi dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang bersifat stimulasi seperti “Apakah arti karakter yang engkau mainkan berdasarkan dialog itu?” telah membuat Ronald berusaha untuk benar-benar mendalami karakter dalam karangannya agar mampu mengetahui motivasinya. Ronald tak hanya belajar Bahasa Inggris tapi langsung mencoba untuk mengerti apa yang dirasakan peran tersebut dengan mencoba menempatkan dirinya dalam karakter itu. Skala penilaian yang baru memicu imajinasi Ronald.
    Terkesan dengan kepolosan Ronald yang menyegarkan, Bapak Frazer seringkali memilihnya untuk membacakan karangan kreatifnya di depan kelas. Teman-temannya kagum dan tertawa melihat Ronald membacanya di depan kelas sekelasnya. Ronald dengan sengaja mulai memasukkan unsur hiburan ke dalam tulisannya sampai suatu saat dia sukses dalam audisi untuk sebuah drama yang disutradarai oleh Bapak Frazer.
    Pengalaman unik ketika bersekolah, meninggalkan kesan mendalam di dalam dirinya. Kesan ini yang mengantarkannya ke gerbang Warner Brothers di Burbank, California ketika menginjak usia 29 tahun. Saat Ronald gugup menghadapi casting film pertamanya, ia teringat pengalamannya di sekolah dulu. Keinginannya untuk membuat Bapak Frazer bangga merupakan satu-satunya obat terampuh mengusir kecemasan casting pertamanya. Ronald kemudian membintangi lebih dari 50 film bahkan dia terpilih menjadi Presiden Screen Actors Guild.
    Ada 1 peristiwa yang ternyata tak hanya membuat Ronald menjadi aktor yang cukup disegani dalam dunia perfilman, tapi juga membuat publik Amerika mendukungnya untuk berkiprah dalam dunia politik. Peristiwa itu terjadi saat Ronald berbicara dengan penuh semangat atas nama seorang kandidat nasional yang didukungnya,”Engkau dan saya punya kesamaan nasib. Kita dapat menyiapkan anak-anak kita untuk hal-hal seperti : harapan terbaik, mimpi terindah atau kita dapat mengarahkan mereka untuk melangkahkan kaki ke dalam kegelapan selama beribu-ribu tahun”.
    Bapak Frazer mungkin tidak pernah membayangkan pengaruh dari apa yang telah dia berikan dalam kelasnya terhadap murid-muridnya. Dia juga tidak pernah membayangkan Ronald akan menggunakan banyak cara dalam proses belajarnya yang mencakup tak hanya dari segi akademik saja,”Proses yang dikenal dengan nama empati bukanlah sebuah latihan yang buruk untuk orang yang berkecimpung di dalam dunia politik (atau untuk profesi lain),” Ronald menggambarkan,”Dengan mengembangkan kemampuan untuk menempatkan diri sendiri di posisi orang lain, akan membantu anda dalam menjalin hubungan yang lebih baik terhadap sesama dan mengerti mengapa mereka berpikir seperti yang mereka pikirkan, meskipun mereka berasal dari latar belakang yang cukup berbeda dari anda”.
    Anak itu adalah Ronald Reagan, beliau tak hanya telah berhasil membawa Amerika keluar dari kehancuran ekonomi, namun visi, karakter dan rasa optimisnya menginspirasi sifat dan patriotisme warga Amerika Serikat menjadi lebih tinggi. Ronald Reagan menantang warganya untuk berpikir sehingga jendela-jendela mimpi tiap-tiap individu terbuka.
    Bagaimana dengan kita semua? Apakah kita mengajarkan anak-anak kita untuk bermimpi?
    Sebuah buku yang akan membantu untuk melejitkan potensi anak-anakAnda telah selesai saya tulis dan diterbitkan Gramedia judulnya “Rahasia Mendidik Anak agar Sukses dan Bahagia  : Tips Praktis dan Teruji Melejitkan Potensi Optimal Anak”
    Dapatkan bukunya dan ajak anak-anak menggapai impian-impiannya!
    Salam hangat dari saya, Ariesandi.


  • DVD : The Secret of Change

    Cover_the_secret_of_change.jpg

    Pernahkah Anda melakukan suatu hal dan tak kunjung mendapatkan apa yang Anda impikan?

    Pernahkah Anda berusaha berubah dan sulit sekali? Mengapa kita sulit berubah? Apa yang menjadi penghalang?

    Setiap dari kita menginginkan kesuksesan. Namun seringkali untuk mencapai hal tersebut kita harus terbentur-bentur lebih dahulu. Entah itu dikarenakan kita belum mengetahuinya atau bisa juga karena kita  sudah mengetahuinya tapi tak bisa menghindarinya.

    Mengapa hal itu bisa terjadi? Bagaimana sebenarnya mekanisme perubahan diri? casino Bagaimana memperbesar dan melewati zona kenyamanan kita? Apakah daya penghalang terbesar untuk perubahan diri dan bagaimana mengatasinya?  Bagaimana melakukan self-therapy untuk melepaskan mental blok /     ganjalan emosi negatif yang ada dalam diri kita?

    Dalam DVD “The Secret of Change” ini semuanya akan dikupas tuntas selama 6 jam. Materi dalam DVD ini adalah rekaman langsung sebuah seminar yang dibawakan Ariesandi S.,CH secara eksklusif untuk  sebuah grup bisnis jaringan.

    Misi SekolahOrangtua :
    Mendidik dan Membimbing Orangtua Menjadi yang Terbaik demi Kesuksesan Anak dan Generasi Akan Datang.

    Anda bisa mendapatkan secara GRATIS newsletter tentang mendidik dan mengasuh anak secara efektif dengan mendaftarkan email anda di www.SekolahOrangtua.com

    Pemesanan CD dan produk SekolahOrangtua lainnya bisa melalui website kami atau
    ke : (031) 7155 9997 atau email : cs@sekolahorangtua.com

    Kami menyumbangkan 10% dari keuntungan untuk beasiswa pendidikan anak-anak tidak mampu di Indonesia. Dengan membeli CD dan produk Hypnoparenting berarti Anda juga telah turut membantu meningkatkan kualitas pendidikan anak di Indonesia.

     

  • Ibu, aku mencintaimu!

    Para orangtua tercinta dimana pun Anda berada,

    Ada seorang sahabat mengirimkan sebuah artikel pada saya. Saya tak tahu siapa penulis asli artikel ini. Namun artikel ini sangat bernilai tinggi. Melalui situs ini saya mohon ijin untuk memuat artikel tersebut dan sekaligus mengucapkan beribu terima kasih karena telah menulis sebuah artikel yang inspiratif, sebuah artikel yang menyentuh hidup banyak orang sehingga mereka bisa menghidupkan kehidupan lainnya. Saya yakin kita semua mendapatkan pencerahan, penguatan, kepercayaan, kekuatan dan keyakinan yang lebih teguh lagi untuk dapat menjadi orangtua yang terbaik bagi anak-anak kita.

    moz screenshotMarilah kita renungi bersama setiap kata-kata penuh makna di bawah ini :

    Bagi yang beruntung masih mempunyai ibu, ini indah
    Bagi yang sudah tidak punya, ini lebih indah lagi
    Bagi para ibu, Anda akan mencintainya

    Sang ibu muda, melangkahkan kakinya di jalan kehidupan.
    ‘Apakah jalannya jauh?’ tanyanya.
    Pemandunya menjawab: ‘Ya, dan jalannya berat.
    Kamu akan jadi tua sebelum mencapai akhir perjalanan ini…
    Tapi akhirnya lebih bagus dari pada awalnya.’

    Tetapi ibu muda itu sedang bahagia. Ia tidak percaya bahwa akan ada yang lebih baik daripada tahun-tahun ini.
    Karena itu dia main dengan anak-anaknya, mengumpulkan bunga-bunga untuk mereka  sepanjang jalan dan memandikan mereka di aliran sungai yang jernih.
    Mata hari bersinar atas mereka. Dan ibu muda itu berseru:  ‘Tak ada yang bisa lebih indah daripada ini.’

    Lalu malam tiba bersama badai.
    Jalannya gelap, anak-anak gemetar ketakutan.
    Ibu itu memeluk mereka dan menyelimuti mereka dengan mantelnya.
    Anak-anak itu berkata: ‘Ibu, kami tidak takut, karena ibu ada dekat kami. Tak ada yang dapat menyakiti kami.’

    Dan fajar menjelang. Ada bukit menjulang di depan mereka. Anak-anak memanjat dan menjadi lelah. Ibunya juga lelah. Tetapi ia terus berkata kepada anak-anaknya: ‘Sabar sedikit lagi, kita hampir sampai.’

    Demikianlah anak-anak itu memanjat terus.
    Saat sampai di puncak, mereka berkata: ‘Ibu, kami tak mungkin melakukannya tanpa ibu.’

    Dan sang ibu, saat ia berbaring malam hari dan menatap bintang-bintang, berkata:
    ‘Hari ini lebih baik dari pada yang lalu. Karena anak-anakku sudah belajar daya tahan menghadapi beban hidup. Kemarin malam aku memberi mereka keberanian. Hari ini aku memberi mereka kekuatan.’

    Keesokan harinya, ada awan aneh yang menggelapkan bumi.
    Awan perang, kebencian dan kejahatan.
    Anak-anak itu meraba-raba dan tersandung-sandung dalam gelap.
    Ibunya berkata: ‘Lihat keatas. Arahkan matamu kepada sinar.’
    Anak-anak menengadah dan melihat diatas awan-awan ada kemuliaan abadi yang menuntun mereka melalui kegelapan.
    Dan malam harinya ibu itu berkata: ‘Ini hari yang terbaik. Karena saya sudah memperlihatkan Sang Pencipta kepada anak-anakku’

    Hari berganti minggu, bulan, dan tahun.
    Ibu itu menjadi tua, dia kecil dan bungkuk.
    Tetapi anak-anaknya tinggi dan kuat dan berjalan dengan gagah berani.
    Saat jalannya sulit, mereka membopongnya; karena ia seringan bulu.
    Akhirnya mereka sampai ke sebuah bukit. Dan di kejauhan mereka melihat sebuah jalan yang bersinar dan pintu gerbang emas terbuka lebar.
    Ibu berkata: ‘Saya sudah sampai pada akhir perjalananku. Dan sekarang aku tahu, akhir ini lebih baik dari pada awalnya.
    Karena anak-anakku dapat berjalan sendiri dan anak-anak mereka ada di belakang mereka.’

    Dan anak-anaknya menjawab: “Ibu selalu akan berjalan bersama kami… Meski ibu sudah pergi melewati pintu gerbang itu.’

    Mereka berdiri, melihat ibu mereka berjalan sendiri…  dan pintu gerbang itu menutup sesudah ia lewat.
    Dan mereka berkata: “Kita tak dapat melihat ibu lagi. Tetapi dia masih bersama kita. Ibu seperti ibu kita, lebih dari sekedar kenangan. Ia senantiasa hadir dan hidup.’

    Ibumu selalu bersamamu….
    Ia adalah bisikan daun saat kau berjalan di jalan
    Ia adalah bau pengharum di kaus kakimu yang baru dicuci
    Dialah tangan sejuk di keningmu saat engkau sakit.
    Ibumu hidup dalam tawa candamu.
    Ia terkristal dalam tiap tetes air mata.
    Dia lah tempat engkau datang, dia rumah pertamamu.
    Dia adalah peta yang kau ikuti pada tiap langkahmu

    Ia adalah cinta pertama dan patah hati pertamamu.
    Tak ada di dunia yang dapat memisahkan kalian.

    Tidak waktu, ruang, bahkan tidak juga kematian!

    Para orangtua tercinta dimanapun Anda berada, saya ingin mengingatkan diri saya sendiri dan mungkin juga Anda.

    Jika  Anda masih bisa menikmati kehadiran ibu di tengah-tengah kita marilah sekarang kita meneleponnya, menjemputnya dan menyapanya untuk menyampaikan terima kasih kita padanya.

    Jika  Anda sudah tidak bersama ibu lagi, marilah panjatkan doa yang tulus untuknya.

    Dan bagi para suami yang membaca artikel ini, marilah  datangi istri kita  dan mengucapkan terima kasih atas cintanya pada kita, atas apapun yang telah ia lakukan untuk kita dan anak-anak.

    Marilah kita mendukung para ibu untuk menjalankan misi mulianya.

    Semoga tulisan sederhana ini mendekatkan kembali para pasangan, mengobarkan kembali semangat para ibu untuk menjadi yang terbaik bagi suami dan anak-anaknya dan menyemangati para suami untuk menjadi yang terbaik bagi istri dan anak-anaknya.

    Salam hangat penuh cinta dari saya, Ariesandi.

    Informasi workshop “The Secret of Super Parenting” bisa Anda baca selengkapnya di bagian lain situs ini.