Penulis: Sekolah Orangtua

  • Seminar Jakarta : Cara Mendidik dan Membesarkan Anak Sambil Tersenyum dan Bebas Stress

    BrosurJkt2_s.jpgOrangtua, apakah Anak Anda susah diatur, tidak termotivasi dan menjadi beban pikiran anda, walaupun Anda sudah melakukan berbagai cara?

    Stress atau bingung mencari cara mendidik Anak Anda? Dapatkah Kita menemukan solusi yang benar dalam mendidik anak Kita dengan cara yang baik dan menjauhkan Kita dari stress?

    Temukan Cara Mendidik dan Membesarkan Anak Sambil Tersenyum dan Bebas Stress dalam Seminar Sekolah Orangtua.

    Dalam seminar ini Anda akan belajar :

    • 5 Tips agar mendidik dan membesarkan anak menjadi sesuatu yang menyenangkan.
    • Cara mendisiplinkan anak yang benar sehingga orangtua tidak perlu pakai cara teriak atau marah-marah pada anak.
    • Cara komunikasi efektif dengan pemilihan kata-kata yang tepat agar anak menurut dengan senang hati.
    • Sesi relaksasi agar orangtua lebih memiliki kontrol diri dan lebih rileks serta bebas stres dalam mendidik dan membesarkan anak.

    Seminar diadakan hari Sabtu, 10 November 2007 di Hotel Novotel Mangga Dua Square Gunung Sahari – Jakarta Utara pada Pk 13:00 – Pk 17:00.

    Sebagai Pembicara :

    Ariesandi Setyono C.Ht

    • Pakar Hypnoparenting dan Family Therapist
    • Pendiri Sekolah Untuk Orangtua
    • Penulis 4 Buku Best Seller
    • Public Speaker
    • Berpengalaman Lebih Dari 10 Tahun Melakukan Family Therapy

    Sukarto C.Ht

    • Pendiri Sekolah Untuk Orangtua
    • Public Speaker
    • Trainer
    • Hypnotherapist

    Investasi seminar Rp 490.000,- dan dapatkan harga early bird Rp 390.000 untuk registrasi sebelum tanggal 20 Oktober 2007 dan dapatkan Artikel Gratis tentang Tips praktis agar Sukses dalam Karen has been with Harper best-driving-school.com School since 2004. Mendidik Anak di website www.sinotif.sekolahorangtua.com dan dapatkan juga bonus senilai Rp 200.000,- untuk 50 Pendaftar Pertama :

    1. CD Musik Relaksasi Untuk Anak
    2. CD Terapi dan Relaksasi Untuk Orangtua
    3. DVD Seminar Rahasia Membuat Anak Anda Ketagihan Belajar

    Siapa yang perlu hadir dalam seminar ini :

    • Orangtua yang sibuk membangun bisnis dan karir
    • Orangtua yang peduli masa depan anaknya
    • Para Pendidik
    • Calon Orangtua

    Tempat Terbatas, segera registrasi seminar melalui :

    1. Agus – (021) 980 22 618 atau 0817 682 0000
    2. Juli – (021) 938 71 679 atau 0816 1653 179
    3. Hindra – 0815 822 5298

    Pendaftaran melalui Email : kirimkan nama, alamat rumah, nomor handphone, telp rumah ke sinotif@sekolahorangtua.com

    Klik gambar di bawah ini untuk melihat brosur dari seminar ini.

    BrosurJkt2.jpg

  • Mengapa Orangtua Perlu Mendidik Anak tentang Uang ? Dan Bagaimana Caranya ?

    42_15876738_small.jpgSaya rasa sebagai orangtua, tidak ada yang ingin anaknya saat dewasa nanti hidupnya jadi sengsara, tidak punya uang, banyak hutang atau memiliki kesulitan keuangan. Tetapi anehnya apa yang dilakukan atau yang tidak dilakukan oleh 80% orangtua saat ini, secara tidak sadar mengkondisikan anaknya saat dewasa nanti jadi sengsara, banyak hutang atau kesulitan keuangan lainnya. Tidak percaya ? Baca baik-baik penjelasan di bawah ini karena mungkin inilah yang bisa membuat Anda sadar dan mulai melakukan sesuatu untuk kondisi keuangan anak anda.

    Data statistik selama 10 tahun terakhir ini menunjukkan telah terjadi penurunan drastis pada jumlah uang yang ditabung oleh masyarakat. Dan sebaliknya, selama 10 tahun terakhir ini, terjadi peningkatan drastis pada jumlah pengeluaran dan hutang pribadi. Sebenarnya kita tidak perlu tahu tentang data / statistik ini untuk mengetahui telah terjadi perubahan perilaku dari segi kebiasaan pengeluaran dan menabung. Kita cukup mengamati perilaku orangtua atau kakek kita dan bandingkan dengan diri kita. Kebanyakan orang akan setuju bahwa orangtua atau kakek kita menyimpan atau menabung uang lebih banyak dan lebih sedikit pengeluaran. Sedangkan kita yang hidup di jaman teknologi dan serba cepat ini, kok rasanya berkebalikan, menyimpan uang lebih sedikit dan pengeluaran lebih banyak, betul tidak ?

    Setiap kita melihat TV, majalah, koran atau ke Mall / Plaza, kita dibombardir dengan iklan atau tawaran menarik yang semuanya ingin membuat kita mengeluarkan dompet. Belum lagi ke plaza / mall manapun saat ini, kita ditawari Kartu Ajaib dimana kita bisa belanja tanpa harus mengeluarkan uang langsung, bayarnya bisa nunda 45 hari atau bahkan di cicil saja, sesuatu yang tidak bisa dibayangkan oleh generasi sebelumnya. Anda tahu kartu ajaib itu ? Itulah Kartu Kredit, gratis biaya tahunan lagi, mana tahan. langsung saja Anda daftar untuk mendapatkannya.

    Yang tidak Anda mengerti adalah semua iklan dan semua tawaran kartu kredit mendidik Anda untuk mempunyai perilaku konsumtif. Awalnya mungkin Anda belanja sesuai dengan kebutuhan, tetapi karena terus dibombardir iklan dan tawaran menarik yang mendidik perilaku konsumtif, Anda mulai tergiur juga dan pelan-pelan secara tidak sadar pengeluaran Anda mulai meningkat. Secara tidak sadar, Anda mulai mengeluh pendapatan Anda tidak cukup dan Anda mulai merasa program cicilan 6 bulan dengan bunga 0% dari kartu kredit jadi menarik. Dan tidak lama kemudian, Anda baru sadar bahwa pengeluaran Anda lebih besar daripada pendapatan Anda dan sekarang Anda mempunyai hutang yang setiap bulannya berbunga !! Bukan uang, tapi hutangnya yang berbunga !!

    Perasaan tertekan dan stress mulai timbul. Karena belanja selama ini memberikan suatu perasaan senang, saat Anda merasa stress, dorongan untuk belanja / beli sesuatu semakin kuat, karena Anda mencari suatu perasaan senang kan dalam hidup. Anda mulai berpikir bahwa solusi terhadap permasalahan Anda adalah dengan menghasilkan uang lebih banyak. Anda membayangkan “Kalau saja saja punya penghasilkan dua kali lipat dari sekarang, pasti permasalahan keluarangan ini selesai”. Beberapa diantara Anda pernah mengalami hal seperti ini dan saat penghasilan Anda meningkat, pengeluaran Anda juga meningkat pula sehingga Anda tetap tidak keluar dari kesulitan keuangan Anda. Aneh ya ? Ini tidak aneh, karena Anda tidak sendirian. Baca nasib beberapa orang terkenal yang menghasilkan sangat banyak ini :

    • Toni Braxton adalah seorang penyanyi top penerima Grammy Award, seorang bintang pop yang menghasilkan puluhan juta dollar (setara dengan ratusan Milyar Rupiah) dalam karirnya. Belum lama ini mengajukan permohonan pailit / bangkrut karena keinginan tidak terkontrol dalam membeli banyak perhiasan dan pakaian bulu.
    • Burt Reynolds adalah seorang aktor film terkenal di jaman tahun 70 an dan 80 an, mengalami pailit / bangkrut pada pertengahan tahun 90 an. Dan saat ini mulai membangun kembali karir dan kondisi finansialnya.
    • Joe Louis adalah salah satu juara kelas berat terkenal sepanjang masa dan menghasilkan jutaan dollar dalam karirnya. Dia meninggal dalam kondisi bangkrut.
    • Mike Tyson adalah salah satu juara dunia kelas berat terkenal di era 90 an. Kebiasaannya dalam mengeluarkan uang membawa dirinya mengalami kebangkrutan, pikiran stres dan tertekan dan akhirnya sempat masuk penjara.

    Dan masih banyak contoh lain yang bisa disebutkan. Tetapi saya harap Anda bisa mengerti bahwa bukan jumlah uang yang Anda hasilkan yang akan menentukan apakah Anda akan memiliki sukses secara finansial.
    Nah jika Anda merasa sebagai seorang dewasa yang merasa kurang memiliki kontrol diri tentang pengeluaran, sering membeli barang karena keinginan sesaat, membelanjakan lebih banyak daripada pendapatan dan bahkan memiliki hutang yang berbunga karena perilaku konsumtif Anda, kira-kira apa yang dipelajari anak Anda (jika anda punya anak tentu saja) tentang uang ? Anak belajar dari mengamati orangtuanya, bukan dari nasehat atau ucapan orangtuanya. Sehingga masuk akal kan, bila anak dari mengamati orangtuanya, belajar atau percaya bahwa tujuan memiliki uang adalah untuk dibelanjakan atau untuk dihabiskan ? atau anak belajar bahwa membeli sesuatu memberikan kebahagiaan ? Karena anak sering melihat orangtuanya tampak senang dan bahagia setelah membeli sesuatu baik itu baju, produk elektronik atau barang konsumtif lainnya. Sehingga masuk akal kan bila akhirnya anak tersebut juga ingin bahagia atau senang dengan cara belanja / membeli sesuatu ? Dan akhirnya anak akan mengulangi lagi kehidupan orangtua nya yang tertekan karena permasalahan keuangan.

    Inilah yang saya maksud di awal tulisan ini, banyak orangtua secara tidak sadar bahwa perilakunya mengkondisikan anaknya saat dewasa nanti jadi sengsara, banyak hutang atau kesulitan keuangan lainnya karena anak tidak dididik untuk memiliki kebiasaan yang benar mengenai uang atau dengan kata lain, anak tidak dididik untuk memiliki kecerdasan keuangan.

    SekolahOrangtua memasukan aspek keuangan dalam pendidikan dan pengajarannya karena kami merasa uang adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia dan orangtua mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentuk masa depan keuangan anak. Ikuti terus pembelajaran keuangan dari SekolahOrangtua dimana Anda akan belajar hal-hal berikut :

    • Mengapa apa yang dilakukan dengan uang Anda lebih penting daripada jumlah yang Anda hasilkan ?
    • Bagaimana cara mendidik anak agar mempunyai kebiasaan menabung sejak kecil ?
    • Bagaimana cara mendidik anak kita mempunyai kebiasaan membeli sesuatu dengan bijaksana ?
    • Apakah anak perlu diberi jatah uang belanja atau tidak ya ?
    • Bagaimana caranya membuat anak kita menjadi Milyarder saat dewasa nanti dan memiliki kemampuan untuk mengelolanya dengan hanya menabung Rp 20.000 per hari ?
    • Dan masih banyak lagi.

    Tulisan ini memang bertujuan memberikan Anda sebagai orangtua kesadaran tentang pentingnya memberikan kecerdasan keuangan ke anak. Tulisan-tulisan saya berikutnya akan menjelaskan lebih detil, apa dan bagaimana mendidik kecerdasan keuangan ke anak. Semoga bermanfaat.

    salam,
    S u k a r t o

    Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya !

  • Launching SekolahOrangtua.com

    sekortuweb_s.gifSetelah menunggu saat yang tepat, akhirnya kami memutuskan untuk memperkenalkan Sekolah Orangtua dan me-launch secara resmi website SekolahOrangtua.com pada tanggal 1 September 2007 dimana bersamaan dengan seminar kami di Jakarta yang dihadiri hampir 250 orang dan diliput oleh Trans TV, Metro TV dan stasiun TV besar lainnya. Pertanyaan yang banyak diajukan ke kami adalah bagaimana dengan Hypnoparenting ? Karena banyak orang mengenal kami pada awalnya dari buku dan seminar Hypnoparenting. Kedua merk ini tetap ada dengan fokus yang agak berbeda. Kami memunculkan merk Sekolah Orangtua karena merk ini lebih memasyarakat dan lebih mudah diingat oleh masyarakat awam. Dan fokus dari Sekolah Orangtua sebagai Pusat Pendidikan Keluarga adalah memberikan pendidikan secara menyeluruh ke orangtua dan anak yaitu :

    • Parenting : mendidik dan mengasuh anak agar tumbuh percaya diri dan menjadi anak yang mampu mencapai potensi dirinya yang terbaik.
    • Keuangan : mengajarkan orangtua dan anak agar memiliki kecerdasan finansial. Uang adalah topik penting yang menyangkut masa depan anak sehingga anak perlu mengerti dan memiliki kebiasaan yang positif tentang uang sedini mungkin. Dan Orangtua adalah pihak yang paling tepat mengajarkan uang ke anak.
    • Relationship : membangun hubungan yang baik antara suami dan istri / ayah dan ibu adalah sangat penting, baik bagi keutuhan keluarga maupun untuk perkembangan mental anak dan ini salah satu sumber kebahagiaan.

    Sedangkan fokus dari Hypnoparenting yang merupakan Pusat Terapi Keluarga adalah bersama-sama dengan orangtua menyelesaikan permasalahan yang sudah terjadi di keluarga terutama yang berkenaan dengan parenting melalui sesi konseling, konsultasi dan terapi. Di Hypnoparenting kami juga mendidik Master Terapis yang akan dapat melakukan konseling, konsultasi dan terapi terhadap permasalahan keluarga ini. Singkatnya, Sekolah Orangtua akan memberikan pendidikan dan pengajaran kepada orangtua dan keluarga sedangkan Hypnoparenting akan membantu penyelesaian terhadap permasalahan yang sudah terjadi sehingga butuh penanganan langsung. Kami akan secara kontinyu setiap minggu memasukkan artikel baru ke website kami di SekolahOrangtua.com dan Hypnoparenting.com dan bahkan memberikan Ebook Gratis ke orang-orang yang telah mendaftarkan emailnya di website kami. Kami berharap Anda semua dapat memberitahukan ke teman-teman Anda tentang website ini, baik yang ingin belajar maupun bagi yang sudah mengalami permasalahan. Mereka akan berterimakasih pada Anda. Kami berharap kualitas hubungan dalam keluarga Anda semakin hari semakin baik karena keluarga adalah salah satu sumber kebahagiaan dalam hidup manusia.

  • Inikah Nasib Semua Ibu Rumah Tangga?

    tired_mom.jpgSumber Cerita: Aku Baik-baik Saja – Buku Chicken Soup for the Parent’s Soul

    Menjadi ibu adalah pengalaman paling penuh emosi dalam hidup seseorang. Seorang ibu menjadi anggota semacam mafia wanita – Janet Suzman

    Rumah berantakan, piring-piring kotor.
    Aku terlalu tua untuk ini, umurku tiga puluh lebih !
    Mobil tidak bersih, rambutku kusut,
    Dan aku sudah membelanjakan uang belanja minggu depan.

    Pakaian kotor harus dicuci, anak-anak terlalu jorok,
    Dan aku tak pernah punya waktu santai untuk berandai-andai.
    Untuk semua pekerjaanku, waktuku tidak pernah cukup,
    Pekerjaan tak pernah selesai, selalu ada yang belum beres.

    Aku mengaca dan apa yang kulihat?
    Seorang wanita asing bertampang kusut, di manakah diriku dulu yang cantik?
    Semakin bergegas aku, semakin ketinggalan aku.
    Hari ini adalah esok, dan aku belum bisa mengejarnya.

    Anak-anakku cepat menjadi besar,
    Aku merindukan masa kanak-kanak mereka yang hilang demi adu cepat itu.
    Aku bekerja dan membersihkan rumah dan memasak, dan aku berkata
    “Belajar dan bersihkan kamar kalian!” tak ada waktu untuk bermain.

    Yah, entah mengapa, Tuhan memilih AKU untuk mengasuh tiga anak-anakNYA ini?
    Aku hanya seorang manusia dan seorang ibu rumah tangga, tapi kenyataannya aku ini juga seorang sopir, koki, tukang kebun, guru, wasit dari pertengkaran anakku dan perawat yang pandai menyembuhkan luka.

    Kadang-kadang, aku lupa bahwa jauh di dalam diriku,
    Ada seorang wanita dengan bermacam-macam perasaan dan tadi malam,
    wanita itu menangis.
    Dia lelah, kesepian dan merasa tidak dihargai.
    Dia ingin melihat bunga mekar dari biji yang ditanamnya.

    Kemudian di tengah kekacauan dalam kecepatan y ang membingungkan,
    Anak-anakku memandangku dan tepat ketika aku membutuhkannya,
    mereka berkata “Ibu, aku sayang ibu” dan … aku merasa BAIK-BAIK SAJA!

    Sukarto: Seorang ibu seringkali merupakan super human di rumah karena begitu banyak yang harus dilakukannya, termasuk mengasuh tambahan satu anak lagi yang dipanggilnya suami. Seringkali sebagai seorang suami dan anak-anak, kita tidak menyadari bagaimana capeknya baik fisik maupun perasaan dari seorang ibu yang mengasuh anak-anak jaman sekarang yang penuh energi yang terus bergerak dan hanya diam setelah kehabisan energi yaitu tidur…. zzzz… zzz… Dan di masa-masa kedamaian seperti itu, seorang ibu yang juga ingin istirahat seringkali harus melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan saat anak-anaknya bangun, seperti membersihkan dan merapikan rumah. Dan tidak lama saat makhluk kecil itu berenergi penuh lagi, rumah yang baru saja bersih, jadi seperti tidak pernah dibersihkan arrgghh …

    Marilah kita bersama-sama menghargai ibu atau mama kita yang telah menjalani proses yang luar biasa dalam membesarkan kita. Say: I Love You Mom…. Dan untuk para suami, hargai juga peran istri Anda yang telah bekerja keras tetapi mungkin tidak pernah cerita ke Anda karena dia tidak ingin menambah beban pikiran Anda. Say: I Love You

    Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya !

  • Pertanyaan yang paling sering ditanyakan anak ke orangtua

    sad_child.jpgSebagai orangtua, tahukah Anda, apa pertanyaan yang terus menerus ditanyakan anak sepanjang waktu di dalam pikirannya ? Baik dia lagi bermain, belajar, ngobrol dengan orangtua, lagi rewel dan waktu-waktu lain, kecuali waktu tidur kali ya, pertanyaan ini selalu ada dalam benak anak, baik secara sadar maupun secara tidak sadar.

    Tahukah Anda apa pertanyaan itu ? Inilah pertanyaan yang selalu muncul di pikiran anak “Apakah orangtuaku mencintaiku ?” Anak secara konstan mencari jawaban pertanyaan ini dalam perilakunya. Saat anak rewel, dia sedang bertanya “Apakah orangtuaku mencintaiku ?” Saat anak lagi bermain dan melirik ke orangtuanya, dia juga sedang bertanya “Apakah orangtuaku mencintaiku ?”

    Dan anak mendapat jawaban dari pertanyaan itu dari ucapan dan perilaku orangtua terhadap dirinya. Suatu saat anak yang merasa dicintai orangtuanya, sedang bermain dan tidak sengaja gelas kesayangan mamanya dijatuhkan dan pecah. Mamanya begitu marah pada anak ini dan memukul atau mencubit tangannya. Setelah kejadian itu, anak jadi kembali ragu dan bertanya apakah orangtuaku mencintaiku ? Dia mungkin jadi tambah rewel dan itulah cara seorang anak untuk mendapat jawaban dari orangtua.

    Sebagai orangtua yang memang mencintai anaknya dan mengerti tentang hal ini, kita perlu belajar memberikan jawaban ke anak “YA, Saya Mencintaimu” dengan ucapan dan perilaku kita. Cinta yang kita perlu berikan adalah adalah suatu cinta tanpa syarat.

    Bagi yang belum mengerti apa itu cinta tanpa syarat, saya jelaskan lebih dulu, cinta dengan syarat. Cinta dengan syarat ke anak adalah Anda hanya mencintai anak Anda saat dia berperilaku baik atau sesuai dengan yang Anda inginkan. Bila tidak, Anda memarahinya, Anda membentaknya atau dengan kata lain Anda tidak mencintainya.

    Cinta tanpa syarat adalah cinta yang diberikan ke anak “apapun yang terjadi”. Tidak ada kondisi “nak, kamu harus begini begitu, baru papa/mama sayang sama kamu”. Cinta tanpa syarat adalah kita mencintai atau sayang dengan anak kita saat dia berperilaku baik, berperilaku buruk, ada kekurangan atau tidak. Cinta tanpa syarat tidak berarti kita setuju atau menyukai semua perilakunya. Juga tidak berarti kita membiarkannya melakukan hal-hal yang melanggar tata krama atau peraturan di masyarakat.

    Banyak orangtua khawatir kalau sikap ini akan mengarah ke memanjakan anak. Pemikiran seperti ini keliru karena tidak ada cinta tanpa syarat yang terlalu banyak bagi seorang anak. Seorang anak mungkin “menjadi manja” karena ia dibesarkan dengan perilaku / cinta yang tidak pada tempatnya, tetapi tidak pernah karena cinta tanpa syarat.

    Pendapat sebagian orangtua bahwa kalau anak berperilaku buruk harus saya marahi atau saya pukul agar dia tidak mengulangi lagi, itu tidaklah benar. Kalau cara seperti itu bagus, semestinya anak-anak yang nakal dan suka berkelahi, saat salah dipukuli atau dimarahi saja, mustinya beres kan ? Tetapi kalau kita mau melihat lebih dalam, anak-anak yang suka berkelahi di sekolah, seringkali adalah anak yang dirumah sering dimarahi atau dipukul orangtuanya. Jadi apakah efektif cara ini ?

    Cinta tanpa syarat adalah cinta yang dibutuhkan anak agar dia merasa aman dan merasa nyaman di hatinya karena dia tahu orangtuanya mencintainya apa adanya sehingga dia mampu percaya diri dan anak malah semakin menurut dan mendengarkan orangtuanya. Anak akan semakin mengikuti aturan-aturan yang ditentukan orangtua. Anak tidak akan merasa perlu menentang orangtua untuk mendapat jawaban “Apakah orangtuaku mencintaiku”. Karena kunci dari pendidikan atau pendisiplinan baru dapat dilakukan secara efektif apabila anak merasa dicintai. Anak yang tangki cintanya penuh, mampu menanggapi bimbingan orangtuanya tanpa rasa permusuhan.

    Tidaklah mudah memang mencintai anak tanpa syarat, menahan emosi dan kejengkelan adalah bagian dari kehidupan orangtua. Saya harus akui hal itu, saya tidak 100% selalu dalam kontrol saat menghadapi situasi tersebut, tetapi saya berusaha menjadi semakin baik.

    Bila Anda termasuk orangtua yang tidak mudah menahan emosi atau kejengkelan saat anak berperilaku tidak sesuai dengan keinginan Anda, Anda bisa mendengarkan CD sesi hipnosis untuk meningkatkan kesadaran diri orangtua atau renungkan hal berikut ini :

    1. Ia masih anak-anak.
    2. Karena itu ia akan cenderung bertindak seperti anak-anak.
    3. Kebanyakan perilaku kekanak-kanakan memang tidak menyenangkan.
    4. Apabila saya melakukan tugas saya sebagai orangtua untuk mencintainya, meski perilakunya saat ini kekanak-kanakan, ia akan tumbuh dewasa dan meninggalkan semua cara yang kekanak-kanakan tadi.
    5. Apabila saya hanya mencintainya saat ia menyenangkan saya (cinta bersyarat), ia akan merasa tidak dicintai secara tulus. Hal ini akan merusak citra dirinya serta membuatnya merasa tidak aman, bahkan menghalangi tumbuh untuk memiliki perilaku yang lebih dewasa. Oleh sebab itu, saya bertanggungjawab atas perkembangan serta perilakunya sebagaimana halnya ia juga bertanggung-jawab tentang hal itu.
    6. Apabila saya hanya mencintai anak ketika ia memenuhi semua persyaratan atau harapan saya, maka ia akan selalu dihantui perasaan tidak aman, cemas, kurang menghargai diri sendiri serta memiliki rasa marah di dalam hati.
    7. Apabila saya mencintainya tanpa syarat, ia akan merasa nyaman terhadap diri sendiri dan akan mampu mengendalikan kecemasan serta perilakunya saat tumbuh dewasa.

    Jadi sudahkan Anda memutuskan jawaban apa yang Anda berikan ke anak Anda ?

    Saya percaya Anda akan mendapat manfaat dari pengetahuan ini. Selamat menjadi orangtua yang terbaik bagi anak Anda.

    Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bagian bawah. Terimakasih sebelumnya !

  • DVD502 – Tangki Cinta Anak

    DVD502onwebMana yang lebih penting menurut Anda, orangtua yang merasa mencintai anaknya atau anak yang merasa dicintai orangtuanya ? Penting sekali anak merasa dicintai tanpa syarat oleh orangtuanya karena itulah syarat utama agar anak mampu tumbuh percaya diri, merasa berharga dan dapat menjadi manusia dewasa yang seutuhnya.

    Tetapi yang seringkali orangtua tidak mengerti adalah bagaimana membuat anak merasa dicintai tanpa syarat ? Anda akan menemukan jawabannya di DVD ini. Anda akan belajar hal-hal berikut ini :

    • Apakah Tangki Cinta Anak itu ?
    • Bagaimana cara mengisi tangki cinta anak dengan cinta tanpa syarat ?
    • Apa itu 5 bahasa cinta ? Apa bahasa cinta utama anak Anda ? Bagaimana cara mengidentifikasinya ? Tanpa mengetahui bahasa cinta utama anak anda, Anda akan sulit sekali membuat anak merasa dicintai orangtuanya.
    • Bagaimana mengisi tangki cinta orangtua yang juga merupakan syarat penting agar orangtua bisa mencurahkan cintanya pada anak ?

    Pelajarilah DVD ini berulang-ulang bersama pasangan Anda, kami yakin hubungan Anda dengan anak akan jauh lebih berkualitas dan bermakna sehingga memberikan kebahagiaan pada keluarga Anda.

    Harga DVD Rp 100.000,- (Diskon 30% untuk Anggota Parents Club) Untuk pemesanan bisa hubungi telp (031) 7155 9997 atau email cs@hypnoparenting.com

    Bila Anda telah melihat DVD ini, kami sangat senang bila Anda bisa memberikan komentar, testimoni atau cerita setelah melihat DVD ini. Silakan isi form komentar di bawah ini.

  • DVD501- Rahasia Orangtua Efektif yg Profesional dalam Mendidik Anak

    DVD501onwebDalam video 3 jam yang diambil dari sebuah Live Seminar Hypnoparenting ini, bapak Ariesandi menjelaskan secara gamblang tentang bagaimana menjadi orangtua yang sukses dalam mendidik dan mengasuh anak menjadi yang terbaik. Pembahasan meliputi :

    • Persepsi tentang Anak. Mengapa tanpa persepsi yang benar tentang anak, orangtua tidak akan dapat mendidik anak dengan baik.
    • Mekanisme Pikiran dan Proses Pembentukan Program Bawah Sadar.
    • Apa Komponen Utama Kesuksesan Anak ?
    • Beberapa metode Reprogramming Pikiran Bawah Sadar.
    • Solusi dari Hypnoparenting dalam memberikan pendidikan ke orangtua gar mampu mendidik anak menjadi yang terbaik.

    Untuk pemesanan bisa hubungi telp (031) 7155 9997 atau email cs@hypnoparenting.com Untuk waktu terbatas, GRATIS BIAYA KIRIM khusus kota di Jawa dan Bali. Bila Anda telah melihat DVD ini, kami sangat senang bila Anda bisa memberikan komentar, testimoni atau cerita setelah melihat DVD ini. Silakan isi form komentar di bawah ini.

  • CD101 – Menjadi Orangtua Terbaik bagi Anak Anda

    CD101onweb.jpgCD Audio ini akan membimbing para orangtua menjalani sebuah sesi relaksasi yang tenang dan nyaman atau kondisi hipnosis yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri orangtua untuk menjadi lebih baik, lebih sabar dan lebih bijaksana dalam mendidik dan membesarkan anaknya. Petunjuk penggunaan CD Terapi ini : 1. Carilah waktu khusus untuk mendengarkan CD ini dan cari tempat yang tenang. Jika bisa di dengarkan saat malam hari akan lebih baik. 2. Gunakan earphone sehingga suara luar relatif tidak terdengar. 3. Dengarkan CD ini secara rutin seminggu atau dua minggu sekali. 4. PERHATIAN : Jangan dengarkan CD terapi ini sambil mengendarai mobil atau kendaraan. Untuk pemesanan bisa hubungi telp (031) 7155 9997 atau email cs@hypnoparenting.com Untuk waktu terbatas, GRATIS BIAYA KIRIM khusus kota di Jawa dan Bali. Bila Anda telah mendengarkan CD ini, kami sangat berharap Anda bisa memberikan komentar, testimoni atau cerita setelah mendengarkan CD ini. Silakan isi form komentar di bawah ini.

  • Seminar 3 Feb 2007 di Novotel Surabaya

    Para Orangtua, Inginkah Anda melihat Anak Anda Sukses dan Bahagia? Bila YA, maka pelajarilah RAHASIA untuk:

    • Membangun kepercayaan diri anak
    • Mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai kehidupan yang baik
    • Menghilangkan perilaku negatif anak dengan mudah dan cepat.

    Untuk mempelajari itu semua, hadiri Seminar HYPNOPARENTING – Rahasia Orangtua Efektif yang Sukses di Karir dan Sukses dalam Mendidik Anak. Tempat : Hotel Novotel, Jalan Raya Ngagel Surabaya Tanggal : 3 Febuari 2007 Biaya : Rp 250.000,- per orang (Harga khusus Rp 200.000,- sebelum 15 Jan 2007) Pembicara : Bapak Ariesandi Setyono C.Ht. Yang didapat peserta :

    • Makalah seminar HypnoParenting
    • CD Terapi “Menjadi Orangtua yang Terbaik bagi Anak Anda” (Terbatas 100 orang pertama)
    • Materi Follow Up Seminar setiap minggu selama 1 bulan.

    Untuk setiap pembelian 5 tiket seminar dapatkan:

    • Free 1 Tiket Seminar senilai Rp 250.000,-
    • Free Voucher Konseling selama 1 jam senilai Rp 300.000,-

    Tempat Terbatas, Hubungi segera : 031-70031015, 60756898 Brosur Seminar 3 Feb 2007