Cara Menghadapi Anak Yang Bersifat Kolerik

crying kids.jpgSelamat pagi Bp. Aries & Bp.Sukarto Mau nanya lagi nih, bagaimana menghadapi anak yang bersifat kolerik dengan senjata utama menangis atau memukul oleh orangtua yang plegmatis (menghindari konflik). Banyak terima kasih untuk jawabannya yang segera dan yahud. Salam hangat Dari.Ag.Surabaya

4 thoughts on “Cara Menghadapi Anak Yang Bersifat Kolerik”

  1. Kita tidak perlu menghadapi anak yang kolerik. Kita hanya perlu memahaminya. Jangan persepsi bahwa dia susah ditaklukkan. Mengenai menangis sebagai senjatanya bila perlu pas saat yang tepat (artinya kita dalam posisi 100% benar) biarkan dia menangis sekuatnya. Bila perlu minta dia menangis lebih keras lagi. Dan katakan bapak akan menunggunya dengan kesabaran (seorang plegmatis).

    Setelah itu lain kali jika dia seperti itu lagi katakan “ingat yg kemarin, mau menangis lagi sampai capai, boleh ayo tak temani menangislah yang keras dan lama”
    Semoga terpuaskan walau sebenarnya jawaban saya kurang detail karena perlu melihat banyak latar belakang.

    salam,
    Ariesandi

  2. Untuk Pak Ariesandi,

    Saya setuju sekali dengan cara bapak, karena saya adalah salah satu tipe kolerik sejati dan cara yang paling ampuh adalah memahaminya dan biarkan seorang anak kolerik mengeluarkan emosinya dengan maksimal dan setelah itu seorang kolerik akan berpikir dengan jernih dan akan meminta maaf kepada orang yang disakitinya apabila dia merasa dirinya bersalah. Lebih baik dipahami daripada ditentang.

    Salam,
    Angela

  3. anak saya berusia 3 tahun suka menangis keras, lama, guling2 di lantai.. kalau didiamkan malahan muntah. Musti gimana ya? TQ!!

  4. ini temen saya kemungkin juga berkarakter sama seprti kolerik dgn emosi yg mudah dan cenderung meledak” sllu berfikiran negatif dan sllu berkata kasar gmn juga cara mengatasinya y dok…??? biar qta merasa nyaman deket dgn dia

Comments are closed.