Kategori: Artikel

  • Surga di Telapak Kakimu

    Surga di Telapak Kakimu Penyanyi : Gita Gutawa Kunyanyikan semua lagu untukmu Ibu sebagai wujud terimakasihku kepadamu Tanpa lelah kau berjuang membesarkanku Berikan yang terbaik untukku Izinkanlah tanganmu kucium Dan kubersujud dipangkuanmu Temukan kedamaian dihangat pelukmu Didalam hati kuyakin serta percaya ada kekuatan doa yang engkau titipkan Lewat Tuhan membuat Semangat bila diri ini rapuh dan tiada berdaya Ada surga di telapak kakimu Betapa besar arti dirimu Buka pintu maafmu Saat kulukai hatimu Ada surga di telapak kakimu Lambangkan mulianya dirimu Hanya lewat restumu Terbuka pintu ke surga Kasih sayangmu begitu tulus Kau cahaya dihidupku Tiada seorang pun yang dapat menggantimu Ada surga di telapak kakimu Betapa besar arti dirimu Buka pintu maafmu Saat kulukai hatimu Ada surga di telapak kakimu Lambangkan mulianya dirimu Hanya lewat restumu Terbuka pintu ke surga Hanya lewat restumu Terbuka pintu ke surga Mother and DaughterHalo semua pembaca yang memiliki ibu. Hari ini merupakan hari spesial bagi wanita yang telah melahirkan kita dan hari spesial pula buat wanita yang pernah melahirkan ataupun bagi wanita yang belum dikaruniai anak namun bersedia merawat anak orang lain yang dipercayakan padanya. Rasanya lagu yang dinyanyikan oleh Gita Gutawa diatas sangat menggambarkan bagaimana indah dan susahnya menjadi ibu dan memiliki ibu bukan ? Berapapun usia anda saat ini, seorang ibulah yang telah merawat dan menjaga anda hingga menjadi manusia dewasa. Dalam kondisi apapun, senang maupun duka, ibu selalu hadir dalam tiap langkah kita. Ijinkan saya berbagi pengalaman saya dengan ibu saya, wanita terhebat sepanjang hidup saya. Hubungan saya dengan ibu bukanlah sebuah hubungan yang manis, apalagi ketika saya memasuki usia remaja. Pemberontakan dan pertengkaran kerap kali mewarnai hubungan kami hingga saya memutuskan untuk memasuki sekolah berasrama demi menjaga jarak dengan beliau. Terkadang saya merasa bersalah karena saya sering membuat ibu menangis karena perilaku pemberontakan saya. Namun, ego saya tidak mau mengalah. Apalagi pada ibu ! uuuh… tak usah lah ya… Pemisahan fisik dan kesendirian ini menyebabkan saya banyak merenung mengenai hubungan saya dengan ibu. Saya mengenang kebaikan beliau ketika saya di rumah. Tak terasa air mata menetes, jika saya mengingatnya. Perasaan rindu, perasaan bersalah dan perasaan sayang bercampur menjadi satu. Satu hal yang membuat saya terheran-heran, walau jarak dan waktu memisahkan kami berdua, entah kenapa, saya masih mampu merasakan doa dan kasih sayang beliau. Mungkin inilah yang dikatakan bahwa kasih sayang seorang ibu mampu menembus dinding baja tebal sekalipun. Koneksitas batin kami juga semakin terbangun dengan bertambahnya usia dan pengalaman saya. Pernah suatu kali, ibu saya mengingatkan saya untuk tabah karena saya akan menghadapi suatu tantangan hidup. Dan ajaibnya, pesan ini, beliau dapat melalui mimpinya. Pesan beliau, benar-benar terjadi ! Hingga saat ini, ibu saya selalu hadir dalam tiap momen kehidupan saya dan membantu saya ketika saya membutuhkan uluran tangan. Sungguh saya sangat bersyukur atas keberuntungan saya ini. Saat ini, saya telah menjadi seorang ibu. Saya menjadi semakin memahami perasaan ibu saya dan pengorbanan-pengorbanan yang telah beliau lakukan untuk membesarkan kami berempat. Saya yakin jika dahulu beliau memilih untuk menekuni karir, saat ini beliau pasti telah terkenal dan memiliki banyak harta. Tapi, beliau memilih kami, keempat anaknya yang seringkali lebih merepotkan daripada menyenangkan. Mari kita ucapkan terima kasih pada setiap wanita yang telah melahirkan diri kita maupun wanita yang melahirkan manusia baru lainnya… serta ucapan terima kasih atas pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran yang diberikan untuk membesarkan kita. Dannnn… jika boleh usul, ibulah yang cocok mendapatkan nobel perdamaian, selain Obama tentunya, terutama di tingkat Rumah Tangga.

    42-20907906

    Hidup ibu, sehat selalu dan bahagia selalu… Terima kasih ibu. Salam hangat penuh cinta untuk setiap ibu yang ada di dunia ini. Sandra Mungliandi

  • Liburan Idul Fitri Sekolah Orangtua

    Berkenaan dengan Idul Fitri, kantor dan staf Sekolah Orangtua LIBUR dari tanggal 18 Sept s/d 26 Sept 2009. Buka kembali secara normal pada tanggal 28 September 2009.

    Bagi Anda yang melakukan pembelian produk dan telah melakukan pembayaran, pesanan Anda akan kami kirimkan per tanggal 28 September 2009.

    Untuk pendaftaran Super Family Class batch 2 (Surabaya) dan batch 3 (Jakarta) masih tetap dilayani. Pertanyaan ataupun konfirmasi pembayaran dapat kami layani melalui email dan SMS.

    Akhir kata, kami mengucapkan Selamat Idul Fitri bagi Anda semua yang merayakannya. Semoga Anda sekeluarga selalui diberkati dan mohon maaf lahir batin.

    Selamat menikmati liburan dan waktu-waktu berkualitas dengan keluarga Anda!

  • Snapshot dari Super Family Class Batch 1 di Surabaya

    Super Family Class batch 1 di Surabaya yang diadakan tanggal 12-13 September 2009 kemarin berjalan dengan heboh dan penuh antusias. Peserta berdatangan dari Bogor, Semarang, Bali dan Surabaya. Peserta tidak saja mendapat pembelajaran intensif tentang parenting, tetapi juga mempelajari dan melakukan banyak hal lainnya seperti:

    • Latihan self therapy dalam bentuk menulis yang berguna untuk mengenal diri sendiri dan anaknya.
    • Role play/simulasi bagaimana berkomunikasi dengan anak dalam berbagai situasi yang umumnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
    • Belajar sulap agar bisa bermain bersama anak sekaligus memberikan sugesti secara sadar.
    • Belajar membangun Family System agar setiap anggota keluarga memiliki tanggung-jawab dan turut berperan dalam mencapai goal/sasaran keluarga.
    • ICT (Instant Change Therapy) secara grup mengenai parenting agar orangtua lebih bijaksana, lebih memiliki kesadaran diri dan pengendalian emosi.
    • Dan masih banyak lainnya .

    Detil dari program pembelajaran ini dan jadwal terdekat di kota Anda bisa dilihat di halaman Super Family Class.

    FOTO KEGIATAN:


    Super Family Class Batch 1  Surabaya -foto 02

    Suasana kelas dari Super Family Class Batch 1 di Surabaya

    Super Family Class Batch 1  Surabaya -foto 01

    Bp. Ariesandi mengajarkan sulap kepada peserta Super Family Class agar dapat menggunakannya ke anak untuk membangun waktu-waktu berkualitas dan sekaligus sugesti nilai dan kebiasaan positif pada anak

    Super Family Class Batch 1 Surabaya -foto 03

    Suasana akrab para peserta Super Family Class Batch 1 di Surabaya saat makan siang

    VIDEO KOMENTAR PESERTA:


    Bpk Hianoto yang datang dari Semarang mengatakan banyak hal luar biasa dalam mengikuti Super Family Class Batch 1 di Surabaya. Salah satu kesadaran penting yang beliau dapatkan saat mengikuti penjelasan Family System di Super Family Class adalah banyak orangtua, termasuk dia, mengaku "bekerja untuk keluarga" tetapi tidak pernah menjadwalkan waktu khusus untuk keluarga ataupun tidak membuat goal bersama keluarga. Untuk itu komitmen setelah mengikuti Super Family Class, Bpk Hianoto akan mulai membuat agenda kegiatan bersama keluarga agar dapat memiliki lebih banyak waktu yang berkualitas untuk keluarga.

    Bu Erny dari Surabaya adalah ibu dari tiga orang anak. Awalnya hadir untuk belajar bagaimana ‘merubah’ anak. Setelah mengikuti Super Family Class, Bu Erni sadar ternyata untuk merubah anak, yang perlu dilakukan adalah merubah dirinya sendiri dulu. Disadari bahwa sekarang banyak anak nakal dan susah diatur, ternyata hal itu disebabkan banyak kenangan anak di masa kecil buruk sehingga setelah dewasa anak tersebut melakukan hal-hal yang bisa merugikan orang lain. Beliau bahkan berani menyebutkan bahwa Super Family Class bukan hanya bermanfaat bagi orangtua, tetapi turut menyelamatkan satu generasi menjadi lebih baik.

    Bu Ling-ling berasal dari Bogor. Awalnya ingin mengikuti Super Family Class karena ingin mempunyai banyak pengalaman dalam menangani permasalahan anak di lembaga pendidikannya. Ternyata beliau mendapatkan cara berkomunikasi dengan mengakui perasaan yang dahsyat yang dapat digunakan baik untuk anak maupun dengan pasangan. Jadi akhirnya berkesimpulan bahwa Super Family Class memang TOP, bukan hanya untuk orangtua, tetapi juga cocok bagi mereka yang berkeluarga atau mempunyai anak.

    Bpk Reza, peserta Super Family Class yang berasal dari Bali memperoleh banyak hal tentang bagaimana cara mendidik anak. Banyak hal yang sebenarnya sederhana yang bisa dilakukan orangtua untuk anak tetapi tidak pernah dilakukan.. Bpk Reza juga menambahkan, banyak sekali hal-hal yang menurut orangtua benar tetapi belum tentu menurut anak sehingga orangtua jadi memaksakan kehendak pada anak. Sangat merekomendasikan Super Family Class bagi semua orangtua yang mencintai anaknya!

    Sampai Jumpa di Super Family Class!

  • Dibuka Pendaftaran Super Family Class batch 2 (di Surabaya) dan 3 (di Jakarta)

    Super Family Class batch 1 yang diadakan tanggal 12-13 September 2009 lalu di Surabaya berjalan dengan heboh dan luar biasa! Anda bisa membaca ringkasan acara, komentar dari peserta, foto dan video dari acara tersebut di Snapshot dari Super Family Class Batch 1 di Surabaya. Atas permintaan banyak pihak yang tidak bisa hadir pada tanggal tersebut, Sekolah Orangtua kembali menyelenggarakan Super Family Class batch 2 dan 3. Dari pengalaman Super Family Class batch 1, Tim Sekolah Orangtua akan menerapkan beberapa pembaharuan materi dan metodologi pengajaran di batch 2 dan 3 sehingga peserta Super Family Class akan semakin fun, semakin active learning dan semakin bisa mempraktekkan apa yang dipelajari di kelas ke dalam keluarga/rumah tangga masing-masing. Super Family Class batch 2 akan diselenggarakan di Surabaya tanggal 17-18 Oktober 2009. Sedangkan batch 3 akan diselenggarakan di Jakarta tanggal 21-22 Nopember 2009. Jadi buruan daftar untuk menjadi 10 peserta pertama di SuperFamilyClass.com Adapun detil materi dan apa yang Anda pelajari dari Super Family Class, bisa dibaca di SuperFamilyClass.com Sampai jumpa!

  • Dibuka Pendaftaran Super Family Class Angkatan 1

    Sekolah Orangtua meluncurkan program training dan pembelajaran terbaru bernama Super Family Class. Ini adalah pembelajaran intensif bagi para orangtua agar memiliki pengetahuan, ketrampilan dan kebijaksanaan untuk mengatasi berbagai permasalahan keluarga yang terjadi dan sekaligus agar mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, sukses dan bahagia lahir batin.

    Program pembelajaran ini secara lengkap akan berlangsung selama 8,5 bulan dimana pembelajaran dilakukan melalui:

    • 2 hari sesi tatap muka yang meliputi diantaranya sesi terapi bagi para orangtua agar dapat memiliki program bawah sadar yang lebih kondusif dalam mendidik anak dan membangun keluarga yang harmonis.
    • Pembelajaran materi melalui Super Family Online Class yang akan diberikan selama 8 bulan.
    • Pembelajaran materi melalui DVD Video dan CD Audio Sekolah Orangtua.

    Angkatan 1 Super Family Class akan diselenggarakan pada:

    • Tanggal : 12-13 September 2009
    • Kota : Surabaya

    Detil dari Super Family Class bisa Anda baca selengkapnya di Super Family Class.

  • Proses Pendidikan Anak merupakan Bentukan dari Lingkungan atau Bawaan Alamiah? – Bagian 2

    cita citaku 2

    Pada artikel sebelumnya, anda telah dijelaskan mengenai bawaan alamiah yang ada dalam diri tiap anak. Sekarang kita akan membahas mengenai hal-hal yang tergolong sebagai bawaan alamiah yang ada dalam diri anak.
    Apakah bawaan alamiah itu ? Bawaan alamiah adalah bekal sejak lahir yang dimiliki oleh tiap anak yang terdiri dari  

    1. Genetik. Tahukah anda bahwa genetik (kromosom) yang diturunkan oleh orangtua kita mempengaruhi perilaku sosial yang kita tampilkan ? Begitulah hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang pakar biologis Harvard, David Haig. Selama ini, kita mengenal bahwa kromosom menurunkan ciri-ciri fisik dari kedua orangtua kepada anaknya namun penelitian terbaru menemukan bahwa sifat-sifat, karakter dan kebiasaan ternyata juga diturunkan dari orangtua kepada anak mereka melalui gen. Anak kembar yang dipisahkan sejak lahir dan mendapatkan pengasuhan yang berbeda pun masih memiliki ciri perilaku yang sama. Penemuan penurunan sifat, karakter dan kebiasaan sosial ini terjadi disebabkan ilmuwan saat ini telah mampu memetakan gen dalam diri manusia dengan lebih detil lagi.     
    2. Jenis kelamin dan hormon. Gender yang berbeda akan mempengaruhi hormon yang produktif di dalam tubuh. Hormon ini mempengaruhi perilaku yang ditampilkan oleh tiap gender. Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh juga dapat mempengaruhi perilaku. Wanita lebih mudah terkena depresi karena ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Anak laki-laki dinilai lebih agresif disebabkan adanya hormon testoteron dalam dirinya. Itu sebabnya mengapa secara instingtif, banyak orangtua telah membedakan cara pengasuhan terhadap anak laki-laki dan anak perempuan.  
    3. Cara menjalin ikatan emosi dengan orang lain. Ada anak yang dapat online casino canada dengan mudah bergaul dengan orang baru. Namun ada juga anak yang lebih sulit menerima keberadaan hal-hal baru dalam lingkungannya. Ini merupakan faktor bawaan yang telah ada sejak lahir. Tidak berarti anak yang introvert memiliki konsep diri yang rendah. Hanya saja energi yang mereka punyai lebih diarahkan ke dalam diri mereka sendiri daripada keluar diri mereka. Konsep diri rendah dan tidak percaya diri merupakan polusi yang didapat dari pola asuh yang terjadi di lingkungannya.
    4. Perkembangan otak. Otak manusia mengalami perkembangan yang bertahap. Selama berkembang, otak akan mempengaruhi perilaku yang ditampilkan oleh anak kita. Itulah sebabnya mengapa anak perempuan lebih cepat berbicara dibandingkan dengan anak laki-laki atau mengapa anak perempuan lebih menyukai permainan yang melibatkan perilaku sosial dibandingkan anak laki-laki yang lebih menyukai permainan yang melibatkan aktivitas motorik kasar.  

    Faktor-faktor tersebut diatas hanya dijelaskan secara singkat karena keterbatasan ruang. Jika anda ingin mempelajari lebih detil, anda dapat mengikuti online home course yang diadakan oleh Sekolah Orangtua guna lebih memahami â??Siapa anak kita ?â?. Program ini akan diluncurkan dalam waktu dekat ini di bulan Agustus.

    Seringkali, kita sebagai orangtua kurang memahami bawaan alamiah yang ada dalam diri anak sehingga kita menjadi lebih sering menuntut anak untuk berperilaku sesuai dengan keinginan kita atau tuntutan sosial/masyarakat. Contohnya : ada seorang anak yang memang memiliki karakter untuk mengobservasi lingkungan sebelum ia terlibat didalamnya. Padahal orangtuanya lebih menyukai anak yang mampu langsung bergaul dengan orang lain. Apa yang terjadi kemudian ? orangtua tersebut langsung memborbardir anak dengan perkataan,â?Ayo, sana main. Tidak perlu malu-malu.â? Atau, â??Anakku ini lohâ?¦ pemalu banget kalau ketemu orang. Gak tahu anaknya siapa ? Padahal papa mamanya supelâ? Perkataan ini dikatakan di depan anak. Itulah asal mula lahirnya kepribadian seorang anak pemalu.

    Mengasuh sesuai dengan bawaan alamiah seorang anak tidak berarti kita serba membiarkan dan membolehkan atau menjadi orangtua permisif. Supaya tidak terjebak menjadi orangtua permisif, anda perlu mengenali bawaan alamiah anak anda dan nilai-nilai hidup apa yang hendak anda tanamkan dalam diri anak. Jika anak berperilaku menyimpang atau tidak sopan, anda tetap perlu mengarahkannya.

    Pengasuhan yang kita terapkan dengan mengikuti bawaan alamiah anak akan membantu anak untuk lebih mengenal dirinya sendiri. Dengan demikian, kelak anak menjadi nyaman dengan dirinya sendiri dan nyaman pula memutuskan tujuan hidupnya. Pondasi terdasar kebahagiaan adalah bersahabat dan menerima diri sendiri sebagai apa adanya.

    Salam hangat penuh cinta untuk anda sekeluarga.
    Sandra Mungliandi, M Psi., Psikolog.

  • Proses Pendidikan Anak merupakan Bentukan dari Lingkungan atau Bawaan Alamiah? – Bagian 1

    cita citaku 1

    Anak kelas 6 di sebuah sekolah swasta diwawancarai oleh seorang reporter TV swasta,”Kenapa kita harus punya cita-cita ?”. Si anak menjawab,”Supaya kita punya tujuan hidup.” Begitu jawaban anak itu dengan percaya diri. Singkat namun dalam maknanya.
    “Apa cita-cita kamu ?”.
    Si anak menjawab,”Menjadi penerbit buku.”
    “Penerbit buku apa ? Komik atau buku pelajaran atau yang lain.?”
    “Buku pelajaran.”
    “Buku pelajaran bidang apa ?”
    “Bahasa Indonesia.”

    Wawancara ini berlangsung dengan sangat lancar. Anak SD ini dapat menjawabnya tanpa ragu-ragu mengenai tujuan yang ingin ia capai dalam hidupnya. Berapa banyak anak yang telah dididik sejak kecil untuk bisa memahami tujuan hidupnya ?

    Bandingkan dengan 2 orang yang telah duduk di bangku SMU ini. Secara tidak sengaja ketika saya sedang berjalan-jalan di daerah sekitar rumah, saya mendengarkan percakapan 2 orang anak SMU mengenai jurusan apa yang akan mereka putuskan setelah mereka lulus. Sebut saja si A dan si B. Si A bertanya pada B,”E… kamu wis mutus’no mau masuk jurusan apa ? Aku kok bingung ya?. Papaku mau aku masuk ekonomi, tapi aku gak suka itung-itungan. Aku pengin masuk psikologi, tapi gak boleh sama mamaku. Kata’e cuman ngurusin orang gila tok. Yak apa ya ?”.

    Si B menjawab,”Lo lo… kamu nek mau masuk Psikologi kudu bisa ngomong sama orang lo. Tapi… gak harus rasanya. Aku punya teman, orang’e pendiam banget. Tapi dia masuk psikologi. Kata’e orang, kalau mau masuk psikologi harus bisa ngomong sama orang. Kamu bisa gak ngomong sama orang ?”.

    Mendengar komentar B yang terakhir itu, saya menjadi tersenyum kecil (maunya sih tertawa terbahak-bahak, tapi nanti dipikir saya orang gila. Ngapain ibu hamil ini, sudah jalan sendiri, eh… pake ketawa-ketiwi sendiri lagi). Dalam pikiran saya terlintas,”Kenapa syarat masuk psikologi harus bisa bicara dengan orang ? Memangnya selama ini kamu bicara dengan siapa ? Apakah selama ini kamu bicara dengan anggota kebun binatang ?”. Namun dibalik rasa geli saya, terlintas juga perasaan sedih. Kenapa anak yang sudah menjelang dewasa ini, tidak mengerti apa casino online tujuan hidupnya ? Hal ini sangat bertolak belakang dengan anak SD yang telah saya ceritakan di atas. Pada usia sangat muda, ia telah tahu apa yang akan ia lakukan ketika dewasa nanti. Sedangkan, kakak yang berusia sangat jauh diatasnya masih kebingungan hendak di kemanakan hidupnya ini.

    Nah… Menurut Anda pemahaman mengenai tujuan hidup dan siapa saya sebenarnya merupakan Bawaan Alamiah atau Bentukan dari lingkungan ?

    Mengapa remaja SMU tersebut belum mampu mengenal siapa saya, apa tujuan hidup saya dan minat saya apa ?

    Mengapa pengenalan karakter diri dan tujuan hidup merupakan kegiatan yang sulit bagi tiap orang ?

    Bahkan ada orang yang telah berumur 27 tahun namun masih belum dapat memutuskan siapa dirinya sebenarnya. Hal ini dikarenakan sejak kecil kita terbiasa di doktrin mengenai perilaku, pikiran dan perasaan yang benar dan salah dengan mengabaikan bawaan alamiah yang ada dalam diri kita masing-masing. Pendidikan diterapkan tidak sesuai dengan tahapan perkembangan diri anak-anak. Perkembangan seorang anak dinilai dari apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Lebih cepat atau lebih lambat dari teman sebayanya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kebingungan dalam diri anak, antara keinginan menjadi diri sendiri dan mengikuti doktrin dari orangtua. Ibaratnya seperti sebuah pohon yang tumbuh dibawah atap semen sehingga menyebabkan pertumbuhannya menjadi miring, tidak lagi lurus mengikuti hukum alam. Ketika dewasa berakibat menjadi kebingungan akan identitas diri.       

    Setiap makhluk hidup dilahirkan dengan memiliki bawaan alamiahnya sendiri-sendiri. Bawaan alamiah ini diturunkan dari orangtua pada diri anak masing-masing. Bukti nyata adalah dapat diamati pada saudara kembar yang telah dipisahkan sejak lahir dan diasuh oleh orangtua dan lingkungan berbeda. Ketika diteliti mereka memiliki kemiripan satu dengan yang lainnya mulai dari cara berjalan, tersenyum, mengambil keputusan dll. Inilah yang membuktikan bahwa ada sejumlah karakteristik yang dibawa oleh tiap manusia sejak ia lahir.

    Tugas kita, sebagai orangtua adalah mengenali karakteristik alamiah yang telah dibawa anak-anak ini. Setelah mengenali, kita perlu untuk membentuknya/mengasuhnya sehingga sesuai dengan kecenderungan yang ada dalam diri si anak. Kesalahan mengenali bawaan alamiah ini yang menjadi penyebab terjadi kesalahpahaman antar anak dan orangtua. Anak merasa tidak dimengerti oleh orangtuanya sedangkan orangtua merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan anaknya karena berperilaku berbeda dengan harapan yang selama ini dimilikinya.

    Apa sajakah bawaan alamiah yang dibawa oleh anak sejak lahir ? Jawaban ini akan anda dapatkan pada artikel kedua.

    Salam hangat penuh cinta untuk anda sekeluarga.
    Sandra Mungliandi, M Psi., Psikolog.

  • Seminar Hypnoparenting di Cilacap

    Narasumber: Ariesandi S.,CHt

    Tanggal: Kamis 30 Juli 2009

    Waktu: 09.00 – 13.00 WIB (tanpa break)

    Tempat: Gedung Patra Graha, Jl. MT. Haryono Cilacap

    Investasi: Rp 100.000,-

    Fasilitas yang didapat: Buku Hypnoparenting (new cover), seminar kit, sertifikat, snack

    Pendaftaran: Toko buku SEJAHTERA, Jl. Kokosan No.8 Cilacap, Telp. 0282 538888

    Informasi lebih lanjut: Ibu Satya 08156897560

  • Seminar di Solo – Rahasia Membantu Anak Meraih Prestasi Tinggi

    Bagaimana memahami permasalahan anak sampai ke akarnya ?

    Apa rahasia membantu anak memiliki “inner motivation” ?

    Bagaimana mengenali tanda bahaya motivasi & harga diri rendah pada anak ?


    Temukan jawabannya di Seminar Nasional Hypnoparenting

    Narasumber: Ariesandi S.,CHt

    Tanggal: Sabtu 8 Agustus 2009

    Waktu: 08.30 – 13.00 WIB

    Tempat: Borobudur Ballroom Hotel Novotel Solo

    Informasi lebih lanjut: TK/SD KANISIUS KEPRABON 02 – Sekretariat: Jl. Mgr  Sugiyopranoto No. 1  Surakarta – 57111 Telp (0271) 641520

    Yang akan Anda pelajari di seminar ini adalah:

    • Memahami permasalahan anak sampai ke akarnya (jika satu masalah berulang maka penyelesaian tidak menyelesaikan akar masalah)
    • Memahami rahasia membantu anak memiliki casino online “inner motivation”
    • Rahasia memberikan nasihat yang efektif sehingga tidak “masuk telinga kiri keluar telinga kanan”
    • Mengenali tanda bahaya motivasi rendah dan harga diri rendah sehingga dapat ditangani lebih cepat

    Baca artikel Salah Motivasi – Takutlah yang Didapat! untuk mengetahui salah satu hal yang akan Anda pelajari di seminar ini.

  • Launching Website SekolahOrangtua.com versi 2 – Special Promo 7 Hari

    Screenshot Website SekolahOrangtua.com v2Setelah dikembangkan hampir 2 bulan terakhir, akhirnya hari ini tanggal 15 Juli 2009, kami me-launching website SekolahOrangtua.com versi 2 yang lebih cantik dan murni menjadi sebuah e-commerce site yang akan jauh memudahkan pengunjung membeli produk-produk dari Sekolah Orangtua.

    Launching website baru ini adalah sebuah penantian panjang dan menjadi tonggak awal bagi Sekolah Orangtua untuk lebih aktif membantu para orangtua di seluruh Indonesia (bahkan luar negeri) mencapai impian dari semua orangtua yaitu memiliki keluarga yang harmonis, sukses dan bahagia.

    Berkenaan dengan launching website baru ini dan juga sebagai tanda terimakasih kami atas dukungan Anda selama ini pada Sekolah Orangtua maka kami mengadakan 7 DAYS SPECIAL PROMO dimana Anda mendapatkan DISKON 20% untuk pembelian semua produk Sekolah Orangtua selama 7 hari ke depan yaitu dari tanggal 15 s/d 22 Juli 2009.

    Bersamaan dengan launching website baru, Kami juga me-launching beberapa Paket Produk dari Sekolah Orangtua sesuai dengan topik yang ingin Anda pelajari yaitu:

    • Paket Emotion Mastery for Parents merupakan kompilasi produk-produk terbaik kami tentang topik penanganan permasalahan emosi pada orangtua dan anak. Banyak sekali permasalahan yang ada pada diri manusia baik dewasa maupun anak-anak jika ditelusuri bersumber dari permasalahan emosi yang tidak ditangani dengan baik. Klik disini untuk baca penjelasan lebih detil tentang produk ini.
    • Paket Effective Communication in Parenting merupakan kompilasi produk-produk terbaik kami tentang topik cara berkomunikasi secara benar dan efektif pada anak, baik komunikasi verbal maupun komunikasi non verbal. Hampir 85% permasalahan pada anak terjadi akibat cara komunikasi orangtua yang salah. Klik disini untuk baca penjelasan lebih detil tentang produk ini.
    • Paket Boost Your Child’s Learning Motivation merupakan kompilasi produk-produk terbaik kami mengenai topik bagaimana meningkatkan motivasi belajar anak Anda. Paket ini sangat cocok bagi orangtua yang mengalami kesulitan dalam memotivasi anak Anda untuk belajar, mengerjakan PR dan belajar secara mandiri. Klik disini untuk baca penjelasan lebih detil tentang produk ini.
    • Paket The Parenting Foundation merupakan kompilasi produk-produk kami tentang dasar dan pondasi ilmu parenting yang diajarkan oleh Sekolah Orangtua. Paket pemula ini sangat cocok bagi Anda yang baru mengenal kami dan belum pernah membeli produk Sekolah Orangtua atau buku Bapak Ariesandi sebelumnya. Klik disini untuk baca penjelasan lebih detil tentang produk ini.

    PENTING: Pembelanjaan produk-produk Sekolah Orangtua lebih dari Rp 250.000,- (diluar ongkos kirim) selama periode 7 DAYS SPECIAL PROMO ini otomatis akan mendapatkan AKSES GRATIS 14 HARI ke SO Parenting Online Class yang merupakan pembelajaran intensif secara online (via internet) bagi para orangtua agar benar-benar bisa memiliki keluarga yang harmonis, sukses dan bahagia.

    SO Parenting Online Class ini akan di launching pada bulan Agustus 2009 ini merupakan materi baru yang dikembangkan Bapak Ariesandi dan Team Sekolah Orangtua selama lebih dari 6 bulan terakhir. Jadi pastikan Anda membeli produk Sekolah Orangtua lebih dari Rp 250.000 (diluar ongkos kirim) selama periode 7 DAYS SPECIAL PROMO ini (tgl 15 s/d 22 Juli 2009) untuk mendapatkan AKSES GRATIS 14 HARI ini.

    Anda juga bisa mendapatkan FREE Audio senilai Rp 100.000,- hanya dengan memberitahukan 4 teman Anda mengenai SekolahOrangtua.com dimana mereka bisa mendapatkan E-book Harga Diri: Kunci Kesuksesan & Pencapaian Prestasi dan SO Weekly Super Family Newsletter secara GRATIS. Kunjungi halaman Beritahu Teman yang telah kami buat untuk memudahkan Anda memberitahu teman Anda dan cara mendapatkan FREE Audio senilai Rp 100.000,-

    Oh ya, jika Anda sudah punya account di Facebook, bergabunglah menjadi fan dari Sekolahorangtua di www.Facebook.com/SekolahOrangtua untuk mendapatkan tips praktis dan informasi terbaru secara rutin.

    Semoga semua yang kami lakukan ini dapat membantu pencapaian misi “Membangun Keluarga Harmonis, Sukses dan Bahagia”.